Pemdes Gunungsari Turun Langsung Bersihkan Selokan Tersumbat.
Upaya Bersama dalam Mencegah Banjir dan Meningkatkan Kepedulian Masyarakat terhadap Kebersihan Lingkungan
Lombok Barat (22/01/2026). - Musim hujan yang datang setiap tahun selalu membawa tantangan bagi warga setempat maupun pengguna jalan, terutama terkait banjir yang sering terjadi akbiat selokan yang tersumbat. Untuk itu Pemerintah Desa bersama Ketua BPD, Babinkamtibmas, Kadus dan Yayasan Unggul alam lestari Bersama-sama membersihkan selokan yang ada di desa Gunungsari sebagai upaya mencegah banjir serta menjaga kebersihan lingkungan.
Pembersihan Selokan ini melibatkan antara lain Kepala Desa Gunungsari, Ketua BPD, Kaur Pemerintahan, Babinkamtibmas, Kadus serta pengurus yayasan unggul alam lestari yang secara sukarela gotong-gorong membersihkan selokan yang tersumbat sampah, selokan yang tersumbat dapat menyebabkan air meluap sehingga mengakibatkan banjir dan mengganggu aktifitas warga, oleh karena itu pembersihan selokan menjadi sangat penting apalagi di musim hujan ini.
H. Maliki Harun selaku Kepala desa Gunungsari disela-sela kegiatan pembersihan selokan menyampaikan himbauan kepada warga Gunungsari maupun diluar Gunungsari untuk tidak membuang sampah disepanjang jalan menuju pasar umum Gunungsari, baik disaluran sungai kecil maupun diselokan karena sudah disiapkan tempat pembuangan sampah disebelah utara pasar umum Gunungsari. Saat ini curah hujan sangat tinggi sehingga saluran maupun selokan menjadi tersumbat akibat sampah yang menumpuk. Selanjutnya Bapak Kepala Desa menyampaikan bahwa pada hari ini Alhamdulillah kita bersama-sama membersihkan selokan tersebut dengan beberapa elemen desa dan pengurus yayasan unggul alam lestari demi menjaga lingkungan yang bersih dan sehat serta dalam rangka mitigasi bencana, tegasnya.
Ditempat yang sama Ketua BPD mengomentari terkait sampah di kecamatan Gunungsari bil khusus didesa Gunungsari memang ini menjadi dilema tapi menjadi tanggung jawab kita bersama, Gunungsari sari ini merupakan pusat pemerintahan serta masyarakat yang bisa dikatakan terpadat sehingga mempengaruhi produksi sampah, oleh karena itu perlu keterlibatan semua pihak secara masif dan sistematis dalam menangani persoalan sampah, selanjutnya pak Ekon sapaan akrabnya menyampaikan dengan keterbatasan anggaran dan kewenangan maka perlu adanya dukungan semua pihak baik lembaga pemerintah maupun swasta, dan kami terus berkomitmen untuk menyadarkan masyarakat terkait pengelolaan sampah yang baik, yang paling penting adalah kesadaran kita semua dimulai dari pribadi dan keluarga, sehingga perlu adanya regulasi atau tatatertib dimulai dari tingkat RT, Dusun dan seterusnya bagaimana memisah sampah organik maupun unorganik perlu juga fasilitas demi menjaga lingkungan yang bersih dan terhindar dari bencana. Ungkapnya
Saepul Hak, Ketua Yayasan unggul alam lestari pada kesempatan ini mengapresiasi langkah pemerintah Desa Gunungsari gotong-royong membersihkan selokan yang tersumbat oleh sampah, kali ini aksi bersih sampah diselokan menurutnya tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan dan kenyamanan desa, tetapi juga sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan lingkungan dan sekaligus memberikan contoh secara langsung kepada masyarakat arti pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sehingga dapat membantu pemerintah dalam mewujudkan program Keanekaragaman Hayati (KEHATI). (Sds)
