DLHK NTB dan YUNALEST Dorong Gerakan kesadaran Kolektif berbasis Lingkungan
Syamsiah Samad, S.Hut., M.Si, Sekretaris DLHK NTB dan ketua YUNALEST, Saiful Hak dalam acara Podcast di RRI
Mataram, 18 November 2025 — Podcast yang diselenggarakan Radio
Republik Indonesia (RRI) Mataram berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup
dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTB serta Yayasan Unggul Alam Lestari (YUNALEST)
dalam Podcast tersebut menghadirkan pembahasan mendalam terkait penguatan peran
komunitas dalam gerakan sosial lingkungan. Kegiatan yang berlangsung di Kantor
RRI Mataram ini sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman dan strategi dalam
mendorong partisipasi masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Ketua YUNALEST, Saiful Hak, dalam
dialog tersebut menegaskan pentingnya membangun kesadaran kolektif untuk
terlibat dalam berbagai aksi sosial yang berdampak langsung pada kebersihan dan
kesehatan lingkungan sekitar. Menurutnya, gerakan sosial yang digagas YUNALEST
kini mulai menunjukkan gebrakan nyata, seperti aksi bersih kali, pembersihan
sampah di jalur-jalur lintasan publik, hingga penataan area pembuangan sampah.
“Yang kita butuhkan adalah niat ikhlas dan
kesadaran sebagai manusia untuk terus berikhtiar menjaga lingkungan. Aksi
bersih kali, bersih sampah, dan kegiatan serupa bukan sekadar kegiatan
seremonial, melainkan bentuk edukasi lingkungan yang dekat dengan kehidupan
masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan tersebut diperkuat oleh Syamsiah Samad,
S.Hut., M.Si, Sekretaris DLHK NTB, yang menekankan bahwa isu
lingkungan telah menjadi salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah.
Ia mengutip Misi RPJMD NTB 2025–2029, khususnya Visi ke-5, yaitu “Membangun Sistem Mitigasi Bencana, Pengelolaan
Sumber Daya Alam yang Ramah Lingkungan dan Investasi yang Berkelanjutan.”
Syamsiah menjelaskan bahwa visi tersebut
menjadi fondasi bagi pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak untuk
bersama-sama mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berpihak pada
kelestarian lingkungan.
“Langkah kecil dan sederhana sangat penting
dalam membangun pengarusutamaan kesadaran lingkungan di setiap aktivitas kita.
Kesadaran ini harus hadir dalam keseharian agar tercipta perubahan nyata,”
tegasnya.
Melalui dialog ini, RRI Mataram, DLHK NTB, dan
YUNALEST berkomitmen untuk terus bersinergi dalam mengedukasi dan menggerakkan
masyarakat. YUNALEST juga didorong menjadi agen perubahan di tingkat komunitas,
dengan harapan mampu memperkuat kontribusi masyarakat dalam menjaga lingkungan
hidup.
Kolaborasi
ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperluas kesadaran publik
bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama demi masa depan NTB yang
lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
