DLH Lombok Barat Turunkan Alat Berat Tangani Sampah di Pasar Umum Gunungsari

Saepul Hak Berita Terbaru 23 Januari 2026 137 kali DLH Lombok Barat Turunkan Alat Berat Tangani Sampah di Pasar Umum Gunungsari Alat berat wheel loader sedang merapikan tumpukan sampah yang berada dipasar Umum Gunungsari, Kamis (22/01/2026)

Dinas lingkungan hidup (DLH) Kabupaten Lombok Barat melaksanakan pembersihan sampah yang menumpuk di Pasar Umum Gunungsari dan menurunkan 1 unit alat berat berupa wheel loader dan beberapa unit dump truck pada Kamis (22/01/2026). 

Menurut keterangan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Barat menerangkan terkait sampah yang menumpuk di Pasar Umum Gunungsari bahwa kami terlalu sering gotong-royong menggunakan alat berat untuk diangkut tetapi kembali lagi dengan pembatasan ritase masuk ke regional Kebon Kongok maka tidak bisa diangkut semua, telah terjadi pembatasan pengangkutan satu armada hanya boleh ngangkut satu kali ke TPA sehingga tentu tumpukan  sampah semakin menggunung ini kondisi dilapangan, dengan dua ritase saja pada sebelum 10 Desember 2025 masih banyak yang menumpuk apalagi dengan satu ritase, jelasnya. Selanjutnya Bapak M. Busyairi menjelaskan bahwa, tentunya kondisi ini sedang dipikirkan baik Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi. Sehingga beberapa hari yang lalu Bapak Gubernur mengundang Bupati Lombok Barat, Walikota Mataram untuk membahas bagaimna penanganan sampah ini selanjutnya maka kemarin diambil keputusan pada hari Rabu akan menggunakan metode controlled landfiil yakni metode pengelolaan sampah di TPA yang lebih baik dari sistem terbuka (open dumping) rencana dalam waktu satu bulan kedepan metode ini akan segera direalisasikan, dengan harapan dalam satu bulan dapat menormalkan ritasi menjadi dua kali pengangkutan satu armada perhari di TPA Kebon Kongok, inilah upaya-upaya Pemerintah Provinsi dalam menangani sampah, ungkapnya. 

Bapak Kapten. Inf. Hamdan, A. Md  (Danramil Gunungsari) pada kesempatan yang lain, menghimbau kepada masyarakat di Kecamatan Gunungsari dan sekitarnya mari kita jaga kebersihan lingkungan kita dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, karena pemerintah sudah menyiapkan tempat pembuangan sampah disebelah utara Pasar Gunungsari, dan mari kita sama-sama membuang sampah ke tempat yang sudah disiapkan, sehingga lingkungan tidak menjadi kumuh, kebersihan dan kenyamanan tetap terjaga, jelasnya. 

Ditempat terpisah Saepul Hak, Ketua Yayasan Unggul Alam Lestari (komunitas yang bergerak dibidang lingkungan) menyampaikan terkait sampah di pasar Umum Gunungsari memang keadaanya memprihatinkan sudah over kapasitas sehingga kami lihat para pedangang yang biasanya berjualan disana, saat ini sudah mulai terganggu oleh tumpukan sampah, kami melihat armada pengangkut sampah yang datang juga sangat terbatas sehingga berbanding terbalik dengan sampah yang diproduksi dan dibuang oleh masyarakat, menurut pengamatan alumni Jogja ini, bahwa yang membuang sampah di pasar Gunungsari ternyata bukan hanya masyarakat setempat tapi diluar wilayah Gunungsari juga banyak yang membuang sampah disana, lebih lanjut  Saepul menyampaikan keikutsertaan komunitasnya membantu pemerintah dalam penanganan sampah, terhitung setelah dikukuhkan. Yayasan kami sering kali membuat kegiatan bersih-bersih sampah bersama DLHK Provinsi NTB dan itu sudah menjadi kegiatan rutin kami setiap dua minggu sekali, baik di selokan-selokan maupun sungai-sungai kecil yang tersumbat, ini adalah bagian dari upaya dan komitmen kami membantu pemerintah dalam hal penanganan sampah. Namun upaya-upaya ini harus juga dibantu dengan kesadaran secara kolektif, dimulai dari kesadaran individu, keluarga dan masyarakat. Sehingga tercapainya lingkungan yang bersih, nyaman dan lestari. (Sds)