Aksi Bersih-Bersih YUNALEST & DLHK NTB Berhasil Atasi Potensi Banjir di kawasan padat penduduk di Gunungsari

TRM Berita Terbaru 30 November 2025 66 kali Aksi Bersih-Bersih YUNALEST & DLHK NTB Berhasil Atasi Potensi Banjir di kawasan padat penduduk di Gunungsari Anggota Yunalest membersihkan Sampah yang menutupi kali di kawasan Gunungsari

Program Yunalest Peduli Lingkungan yang digagas Yayasan Unggul Alam Lestari kembali menunjukkan hasil nyata dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTB, kegiatan bersih-bersih sampah di sejumlah titik rawan kembali digencarkan, termasuk di wilayah Desa Gunungsari, Lombok Barat, yang selama ini menjadi lokasi langganan banjir akibat tumpukan sampah di aliran sungai kecil.

Sebelumnya, kondisi sungai di wilayah tersebut sering tersumbat oleh sampah sehingga air meluap ke badan jalan. Hal ini tak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga memicu potensi banjir saat hujan turun. Namun kini, pasca dilakukan pembersihan secara intensif, aliran sungai kembali lancar dan tidak lagi menimbulkan genangan.

Ketua Yayasan Unggul Alam Lestari, Saepul Hak, menegaskan bahwa aksi bersih-bersih tidak berhenti hanya pada kegiatan pembersihan semata. “Setelah dibersihkan, kami tetap melakukan kontrol rutin untuk memastikan aliran sungai tetap lancar dan bebas dari sampah. Ini bagian dari komitmen kami menjaga lingkungan,” ujarnya.

Saepul juga mengapresiasi DLHK Provinsi NTB yang selama ini dinilai sangat responsif terhadap setiap program Yunalest Peduli Lingkungan. Tak hanya itu, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Koramil Gunungsari yang selalu siap menurunkan personel untuk membantu proses pembersihan. “Kerja sama ini merupakan langkah positif dalam menjaga kebersihan dan mencegah timbulnya masalah kesehatan akibat sampah menumpuk,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas DLHK NTB, Ibu Samsiah Syamad, M.Hut, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi dalam sepekan terakhir membuat beberapa wilayah di Lombok Barat, termasuk Gunungsari, berisiko mengalami banjir. Namun berkat dua kali kegiatan bersih-bersih yang dilakukan bersama DLHK, Koramil Gunungsari, dan YUNALEST/Geber Nusantara, kondisi sungai kini jauh lebih baik. “Setelah dibersihkan, sudah tidak ada lagi banjir yang meluber ke jalan. Ini bukti bahwa penanganan sampah dari sumbernya sangat penting,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar mulai membiasakan diri memilah sampah organik dan plastik dari rumah tangga. Menurutnya, upaya mengurangi sampah seharusnya dimulai dari lingkungan terdekat agar tidak lagi menumpuk di sungai dan saluran air.

Selain aksi fisik pembersihan, edukasi kepada masyarakat turut dilakukan sebagai langkah pencegahan. Masyarakat diberi pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta respons cepat menghadapi potensi bencana seperti banjir. “Komitmen menjaga lingkungan harus dilakukan sejak dini agar kualitas hidup masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Danramil Gunungsari, Hamdan, juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. “Alhamdulillah sungai kini bersih, air mengalir lancar, dan tidak terjadi lagi banjir sepanjang jalur sungai hingga menuju Sungai Meninting. Terima kasih kepada semua pihak, semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan melibatkan seluruh unsur wilayah,” ujarnya.

Aksi bersih-bersih yang dilakukan Yayasan Unggul Alam Lestari bersama berbagai pihak ini bukan hanya sebuah kegiatan rutin, tetapi bagian dari gerakan bersama untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Upaya kolaboratif ini diharapkan menjadi contoh positif bagi daerah lain dalam memelihara kebersihan serta mencegah bencana sejak dini.


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin