Tindak Lanjut Arahan Kakanwil Kemenag NTB: Isnarto Mardain Ningrat Perkuat Komitmen Pelayanan dan Luncurkan Program Ekoteologi (Mahar Pohon Produktif)

Saepul Hak Berita Terbaru 30 Juni 2026 5 kali Tindak Lanjut Arahan Kakanwil Kemenag NTB: Isnarto Mardain Ningrat Perkuat Komitmen Pelayanan dan Luncurkan Program Ekoteologi (Mahar Pohon Produktif) Isnarto Mardain Ningrat (Kepala KUA kecamatan Lingsar) memberikan arahan menindak lanjuti arahan KANWIL KEMENAG NTB

**LINGSAR 30/6/2026** — Jajaran Kantor Urusan Agama Kecamatan Lingsar bergerak cepat dalam menindaklanjuti arahan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam konsolidasi terbaru, seluruh aparatur ditekankan untuk menjaga kekompakan dan komitmen pelayanan prima kepada masyarakat. Menariknya, selain urusan administratif, Isnarto Mardain Ningrat (kepala KUA Lingsar) juga tengah gencar menggaungkan program berbasis lingkungan hidup yang disebut Ekoteologi yang di gagasan Mentri Agama RI.

Melalui program Ekoteologi ini, para Calon Pengantin (Catin) diimbau tidak hanya memberikan mahar (maskawin) kepada mempelai perempuan, tetapi juga menyertakan mahar berupa pohon produktif yang mampu menghasilkan oksigen. Langkah inovatif ini disebut sebagai gerakan Sedekah Oksigen untuk masa depan bumi.

Pernikahan tidak hanya menyatukan dua insan, tetapi juga harus membawa berkah bagi alam semesta. Melalui mahar pohon ini, pasangan pengantin baru turut berkontribusi dalam menghijaukan bumi dan menabung amal jariyah lewat sedekah oksigen," ujar perwakilan Kemenag saat memberikan pengarahan.

Selain fokus pada program lingkungan, Kemenag di tingkat daerah juga langsung tancap gas melakukan penertiban dan akselerasi layanan di berbagai lini sektor keagamaan. Beberapa poin krusial yang menjadi target utama dalam waktu dekat meliputi Penertiban ID Masjid & Akte Ikrar Wakaf,Penerbitan SKT Majelis Taklim, Pencatatan Pernikahan.

Tak kalah penting, guna menjaga kondusivitas dan memperkuat ukhuwah, jajaran Kemenag juga diinstruksikan untuk mengintensifkan silaturahmi ke pimpinan pondok pesantren (Ponpes) yang berada di lingkungan wilayah kerja masing-masing.

Melalui kesatuan langkah, kekompakan, dan inovasi program Ekoteologi ini, Kemenag NTB optimistis kualitas pelayanan publik keagamaan akan semakin inklusif, tertib administrasi, serta berdampak nyata bagi kelestarian lingkungan. **(Tqn)**


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin