*NTB dan FHF Australia Bahas Penguatan Sistem Kesehatan dan Integrasi Data*

Saepul Hak Berita Terbaru 22 April 2026 14 kali *NTB dan FHF Australia Bahas Penguatan Sistem Kesehatan dan Integrasi Data* Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menerima perwakilan Fred Hollows Foundation (FHF) di ruang kerjanya, Selasa (21/4)

Mataram - Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menerima perwakilan Fred Hollows Foundation (FHF) di ruang kerjanya, Selasa (21/4). Organisasi bantuan internasional asal Australia tersebut berfokus pada pelayanan kesehatan mata dan selama ini memberikan dukungan kepada rumah sakit di NTB.

Dalam pertemuan itu, Koordinator Nasional FHF, Alicia Godicky, mengatakan kunjungan tim FHF ke Provinsi NTB dalam beberapa hari ke depan bertujuan memperdalam pembelajaran dan pemahaman mengenai manajemen kesehatan di Indonesia, khususnya di NTB.

“Untuk mendengar dan belajar dari kebijakan nasional, projek-projek dan komunitas terutama yang ada di provinsi NTB. Kami ingin belajar bagaimana investasi kesehatan yang sudah kami lakukan punya dampak berkelanjutan,” ujar Alicia.

Ia menjelaskan, bersama jajaran manajemen FHF, pihaknya akan melakukan kunjungan selama kurang lebih tiga hari untuk mempelajari kekuatan dukungan program kesehatan di rumah sakit, klinik, puskesmas, hingga level komunitas seperti Posyandu.

Alicia, mewakili manajemen FHF Australia, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB dan masyarakat atas kolaborasi serta komitmen dalam mewujudkan layanan kesehatan yang setara.

“Kami berharap kerjasama ini terus berlanjut dan kita bisa melebarkan cakupan kerjasama ini dan berkontribusi dalam kesehatan masyarakat,” pungkas Alicia.

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan apresiasi atas kontribusi FHF yang sejak 2022 turut mendukung peningkatan kesehatan masyarakat NTB, khususnya layanan kesehatan mata.

“Pemerintah Provinsi NTB merasa terhormat bekerjasama dengan FHF. Anda adalah salah satu tetangga terdekat kami. Kita memang selalu punya masalah ketika berdiskusi tentang isu tertentu. Tetapi kita selalu saling menjaga satu sama lain, kapanpun kita butuhkan. Kita selalu kangen satu sama lain. Itulah Indonesia dan Australia,” ungkap Gubernur.

Pada kesempatan itu, Gubernur menegaskan bahwa penguatan sistem kesehatan di NTB menjadi faktor penting dalam mendukung triple agenda Pemerintah Provinsi NTB. Karena itu, Pemprov fokus meningkatkan akreditasi lima rumah sakit di bawah kewenangan provinsi, termasuk Rumah Sakit Mata NTB.

Selain itu, Pemprov NTB juga tengah menyiapkan integrasi data pada lima rumah sakit tersebut yang selanjutnya akan dikoneksikan dengan ratusan rumah sakit di NTB. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan sistem data kesehatan terpadu guna mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat.

“Saat ini terlalu banyak tempat penyimpanan data jadi pemerintah sulit dalam merumuskan kebijakan yang baik terkait dengan kesehatan. Jadi sekarang kita fokus untuk menghubungkan data-data tersebut,” ungkap Gubernur.

Menurut Gubernur, kerja sama FHF dalam pengumpulan data, khususnya penanganan kesehatan mata di NTB, dapat mendukung rencana integrasi data kesehatan tersebut. Ia berharap, jika program itu berhasil diterapkan di NTB, model serupa dapat direplikasi secara nasional.

Turut mendampingi Gubernur dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. Lalu Fikri Hamzi, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi NTB Ahmad Masyhuri, serta Ketua TP PKK yang juga Ketua LKKS NTB Sinta M. Iqbal beserta jajaran.