Mengenal Laili Sa'adah, S.Pd (Edisi I): Figur Perempuan Berkomitmen untuk Pembaharuan Desa Bug-Bug
Saepul Hak
Berita Terbaru
02 Oktober 2026 19 kali
Laili Sa'adah, S.Pd. berkomitmen hadirkan pembaharuan
Perempuan itu bernama Laili Sa'adah, S.Pd., sosok perempuan yang kini berusia 42 tahun, hadir membawa pengalaman dan dedikasi nyata bagi masyarakat. Mengabdi sebagai Ketua Kelompok Tani sejak tahun 2019 hingga sekarang, ia juga aktif bergerak dalam wadah Perempuan Kepala Keluarga di tingkat desa maupun kecamatan. Kehadirannya di tengah publik bukan sekadar sebagai pelengkap, melainkan membawa cita-cita besar dan komitmen kuat untuk menghadirkan pembaharuan nyata. Bersosialisasi dan mendengarkan aspirasi warga telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas kesehariannya.
Dari kedekatannya dengan masyarakat, Laili melihat berbagai persoalan mendesak yang membutuhkan solusi cepat, terutama di sektor kesehatan. Bagi Laili, kesehatan merupakan kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi oleh pemerintah dan hadir dekat dengan warga. Oleh karena itu, ia berkomitmen menghadirkan mobil operasional berupa ambulans desa agar akses dan pelayanan kesehatan masyarakat tidak lagi terhalang oleh kendala transportasi.
Dalam hal pembangunan, Laili menegaskan bahwa kemajuan desa tidak boleh hanya bergantung pada Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD). Ia mendorong pemanfaatan instrumen lain melalui pelibatan pihak ketiga. Langkah strategis yang ditawarkannya adalah membangun sinergi dengan anggota DPRD melalui program Pokok Pikiran (Pokir), serta menggaet dunia usaha dan industri lewat program Corporate Social Responsibility (CSR). Menurutnya, berbagai program ini sangat memungkinkan untuk disinkronkan, asalkan seorang pemimpin tidak kaku dan mampu membangun komunikasi aktif lintas sektor.
Tentu saja, gagasan besar ini membutuhkan kolaborasi, komitmen, dan kerja sama erat dari seluruh lapisan masyarakat agar dapat terwujud. Terlebih lagi, Desa Bug-Bug memiliki keunggulan geografis yang sangat strategis sebagai kawasan metropolitan yang dekat dengan ibu kota provinsi serta didukung oleh kehidupan masyarakat yang heterogen. Dengan potensi besar tersebut, Laili mengajak seluruh warga untuk bergandengan tangan mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera. *tqn