*Keteladanan TGH Musthafa Kamal Dikenang, Gubernur: Jadikan Inspirasi Hidup*

Saepul Hak Berita Terbaru 06 April 2026 23 kali *Keteladanan TGH Musthafa Kamal Dikenang, Gubernur: Jadikan Inspirasi Hidup* Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menghadiri peringatan Haul Akbar ke-11 Almarhum TGH Musthafa Kamal di Masjid Al-Musthofa, Lingkungan Pesinggahan, Minggu (5/4/2026).).

Mataram - Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menghadiri peringatan Haul Akbar ke-11 Almarhum TGH Musthafa Kamal di Masjid Al-Musthofa, Lingkungan Pesinggahan, Minggu (5/4). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Mataram, TGH Mujiburrahman.

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya menjaga lingkungan pergaulan yang baik, khususnya dengan orang-orang saleh. Ia mengibaratkannya seperti bergaul dengan penjual minyak wangi.

“Bergaul dengan orang-orang saleh itu ibarat bergaul dengan penjual minyak wangi. Meskipun kita tidak memakai minyaknya, aromanya akan selalu membuat kita ikut harum,” ujarnya.

Gubernur berharap momentum haul ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan oleh almarhum TGH Musthafa Kamal.

“Semoga ilmu yang telah diwariskan menjadi keberkahan bagi para penerusnya dan terus ditularkan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Selain peringatan haul, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan doa bersama bagi calon jemaah haji asal Lingkungan Pesinggahan. Gubernur mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kelancaran dalam menunaikan ibadah.

“Selamat kepada para jemaah yang akan berangkat tahun ini. Kita berdoa semoga seluruh proses ibadah berjalan lancar dan khusyuk,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan keluarga almarhum, Ustadz Mustamin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur dan Wakil Wali Kota. Ia mengenang sosok TGH Musthafa Kamal sebagai ulama yang sederhana dan dekat dengan masyarakat.

“Beliau adalah pribadi yang sederhana. Tidak hanya menunggu didatangi umat, tetapi aktif mendatangi masyarakat untuk berdakwah,” kenangnya.

Ia menambahkan, almarhum dikenal sebagai sosok yang lebih banyak berkarya daripada berbicara.

“Prinsip beliau adalah sedikit bicara, banyak bukti kerja. Itulah yang membuat beliau terus dikenang hingga saat ini,” tutupnya.