Biro Kesra NTB Hadiri Halal Bi Halal Yayasan Darul Munir NU Sukarara
Ketua Tim Bagian Pendidikan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi NTB, Dr. M. Jalaluddin, M.Pd, Menghadiri Acara Halal Bihalal Yayasan Darul Munir NU Sukarara, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur, Selasa (14/4/2026).
LOMBOK TIMUR – Ketua Tim Bagian Pendidikan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi NTB, Dr. M. Jalaluddin, M.Pd, menghadiri acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Keluarga Besar Yayasan Darul Munir NU Sukarara, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur, pada Selasa (14/4).
Kehadiran Dr. Jalaluddin yang didampingi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Ustadz Solihin, S.H., dan staf Bagian Non Pelayanan Dasar, Ustadz Hafid, S.AP, merupakan representasi resmi dari Pimpinan Pemerintah Provinsi NTB.
Dalam sambutannya, Dr. Jalaluddin menyampaikan permohonan maaf serta salam hangat dari Bapak Gubernur NTB dan Kepala Biro Kesra Setda Prov. NTB, Bapak H. Amir, S.Pd., M.Pd., yang berhalangan hadir karena agenda kedinasan.
Pemerintah Provinsi NTB sangat mengapresiasi istiqamah Yayasan Darul Munir NU dalam membina generasi Qur'ani yang berakhlak Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, ujar Dr. Jalaluddin di hadapan para tokoh agama dan tamu undangan.
Ia menekankan bahwa keberadaan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) memiliki peran strategis dalam mendukung visi "NTB Sejahtera, Makmur Mendunia".
Melalui Biro Kesra, Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk terus memfasilitasi penguatan lembaga keagamaan, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta sarana prasarana belajar.
Lebih lanjut, dalam kapasitasnya sebagai Pengurus DPW BKPRMI NTB, Dr. Jalaluddin menyarankan agar Yayasan Darul Munir NU membangun kemitraan strategis dengan LPPTKA BKPRMI Kabupaten Lombok Timur maupun tingkat Provinsi.
"Langkah ini penting agar TPQ di bawah naungan yayasan ini mendapatkan pembinaan program yang lebih terstruktur dan kompetitif," tambahnya.
Acara yang berlangsung khidmat di Aula TPQ Darul Munir NU tersebut juga menjadi ajang motivasi bagi para santri. Dr. Jalaluddin meyakinkan para santri bahwa latar belakang pendidikan agama adalah modal kuat untuk menjadi pemimpin bangsa di masa depan.
"Jangan ragu, banyak pemimpin nasional—mulai dari menteri hingga gubernur—yang lahir dari rahim pesantren dan TPQ. Contoh nyata adalah Bapak Staf Ahli Bupati Lombok Timur yang hadir di tengah kita, beliau adalah alumni pondok yang sukses di birokrasi," pesannya yang disambut antusias oleh santri dan wali murid.
Menutup arahannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan gelaran MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB yang akan dilaksanakan di Kabupaten Lombok Tengah tahun 2026. Ia berharap Yayasan Darul Munir mampu melahirkan kader-kader terbaik untuk mewakili daerah.
Hadir dalam acara tersebut TGH. Saiful Islam Sibawaih, Lc., M.A. (Penceramah), Staf Ahli Bupati Lombok Timur (Mewakili Pj. Bupati), Camat Terara beserta jajaran Forkopimcam, Ketua dan Pengurus Yayasan Darul Munir NU Sukarara, Kepala Desa Sukarara, para Tuan Guru, dan Tokoh Masyarakat setempat.
