Aksi "Yunalest Peduli" Bersihkan Tumpukan Sampah
Gotong-royong Bersihkan Sampah diSaluran kali GOR Gunungsari, Yayasan Unggul Alam Lestari (Yunalest PEDULI) Bersama Koramil 1606-07/Gunungsari dimalam ke-16 Bulan Suci Ramadhan . Kamis, 5 Maret 2026.
Lombok Barat- Sejumblah Pemuda yang telah mentransformasikan diri dari Relawan Iqbal-dinda menjadi Komunitas Lingkungan Yayasan Unggul Alam Lestari, tengah membersihkan saluran drainasie yang hampir tiga bulan tertutup tumpukan sampah, akibatnya seringkali air meluap dan sampah menutupi badan jalan. Sehingga ada inisiasi dari teman-teman Yunalest Peduli dibawah komando Saepul Hak untuk turun aksi bersihkan tumpukan sampah tersebut, saat dimintai komentarnya beliau menyampaikan, sampah ini sudah sangat meresahkan, baunya menyengat dan sampah sudah menutupi badan jalan, sehingga segera kami tangani melalui kegiatan gotong-royong ini. Hadir pada kesempatan ini Bapak Anis Mujahid (Komisaris Utama Bank NTB Syariah), Ibu Samsiah syamad. M.Hut (Sekretaris DLHK Provinsi NTB), Bapak Kapten. Inf. Hamdan, A. Md (Danramil 1606-07/ Gunungsari), Bapak H. Zulkifli (Camat Gunungsari), Pengurus Yunalest dan Babinsa-Babinsa. Alhamdullah bisa langsung membersamai kami pada giat kali ini, khusus di bulan Ramadhan ini kami mengadakan kegiatan pada malam hari, meski begitu tidak mengurangi semangat kami untuk melakukan kegiatan ini, "Ujarnya.
Sekretaris DLHK Provinsi NTB, Ibu Samsiah syamad menyampaiakan, Upaya LHK Provisni NTB dalam mengatasi Isu pengelolaan sampah terus diutamakan tidak saja melalui aksi adaptasi berupa pengurangan sampah, pengolahan sampah terpilah dari sumbernya, namun tidak kalah penting juga fokus pada aksi-aksi adaptasi pengelolaan sampah, salah satunya melalui penanganan timbunan sampah yg menumpuk pada wilayah akses publik. Salah satunya di wilayah kecamatan Gunungsari yg ditemukan banyak timbulan sampah akibat luapan banjir di got ditambah dengan pembuangan sampah sembarangan oleh masyarakat akibatnya sampah pada kali menumpuk sehingga badan kali tidak mampu lagi menampung dan mengalir kan air akibat sampah yg menumpuk dan meluap sampai ke badan jalan.. Ironis sekali kalo kita lihat pemandangan yg tidak sedap ini.
Ibu Chia panggilan akrabnya menambahkan, dibutuhkan kesadaran kolektif bersama masyarakat, pemerintah desa untuk bertanggung jawab terhadap sampah yg mereka hasilkan. Harapan nya semoga pemerintah desa mulai berbenah untuk melakukan pengawasan dan kenyadaran kepada warga. Krn apa yg dilakukan oleh LHK, Yualnest dan Koramil Gunungsari ini hanya pemantik dan kalo tidak menjadi kesadaran kolektif tentunya permasalahan sampah di badan kali dan ruang publik akan terus kita hadiapi,"Tegasnya.
Bapak Anis Mujahid pada saat dilokasi menyampaikan Apresiasinya kepada teman-teman Geber yang sekarang menjadi Yayasan Unggul Alam Lestari ato Yunalest ini, karena telah menjadi inisiator kegiatan yang tidak banyak orang melakukannya. Pembersihan dan pengangkutan sampah rumah tangga yang dibuang oleh masyarakat didaerah yang bukan merupakan tempat pembuangan sampah sementara, bahkan dipinggir jalan, adalah kegiatan yang tidak tepat dan berdimensi tidak mulia, " Ungkapnya.
Tumbuh dari kesadaran akan kebersihan dan ketertiban lingkungan menjadi dasar gerakan rutin ini dilakukan oleh pengurus Geber/Yunalest Peduli. Semoga inisiatif ini menjadi inspirasi masyarakat lainnya untuk terlibat, sehingga gerakan ini bisa meluas dan membantu mengurangi issue sampah di NTB, "Harapnya.
Semangat gotong royong juga menjadi penyerta dari gerakan ini , dengan melibatkan pihak Dinas Lingkungan Hidup Provinsi dan Koramil setempat. Semangat yang sudah sangat lama tidak terlihat di masyarakat. Semoga aktifitas gotong royong ini bisa menggugah masyarakat menjadi solusi awal sebelum mendapatkan solusi permanen oleh pemerintah.
Penghargaan atas inisiatif organisasi Geber (Salah satu Relawan Iqbal-Dinda) konsistensi gerakan, diyakini pasti menghasilkan jalan lebih mudah dimasa depan. dan semoga menjadi salah satu aktifitas yang terhitung sebagai amalan di bulan Ramdhan ini, diakhir komentarnya beliau tetap memberikan semangat Kepada komunitas yang telah bertransformasi menjadi Yunalest Peduli ini, dengan kata ."Bravo Geber".
Bapak Kapten. Inf. Hamdan, A. Md, selalu Danramil Gunungsari pada kesempatan ini menyampaikan Himbauan kepada semua masyarakat agar tidak lagi membuang sampah dialiran Drainase, mari kita sama-sama menjaga lingkungan dimulai dari terkecil, yakni tidak membuang sampah disembarang tempat. Beliau juga mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh komunitas peduli lingkungan yakni Yayasan unggul Alam Lestari, dan telah banyak melakukan giat-giat yang sama dilokasi yang berbeda-beda. Harapannya setelah drainase atau kali kecil ini sudah kita bersihkan, tidak ada lagi warga atau siapapun membuang sampahnya kembali disana, karena sudah disiapkan tempat pembuangan sementara disebelah utaranya pasar Gunungsari. (sds)
